PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK AIR DAUN PEPAYA (Carica papaya L.) TERFERMENTASI MELALUI AIR MINUM TERHADAP PENAMPILAN AYAM KAMPUNG UNGGUL BALITBANGTAN (KUB)
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak air daun pepaya terfermentasi melalui air minum terhadap penampilan ayam kampung unggul balitbangtan (KUB). Penelitian ini dilaksanakan di Banjar Dinas Demung, Desa Demung, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali, yang berlangsung selama 8 minggu. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari empat perlakuan dan empat ulangan. Setiap ulangan berisi tiga ekor ayam KUB sehingga jumlah total ayam KUB yang digunakan adalah 48 ekor. Perlakuan yang diberikan yaitu (P0) ayam KUB tanpa diberi ekstrak air daun pepaya terfermentasi, (P1) 2% ekstrak air daun pepaya terfermentasi, (P2) 4% ekstrak air daun pepaya terfermentasi, (P3) 6% ekstrak air daun pepaya terfermentasi. Variabel yang diamati adalah konsumsi ransum, konsumsi air minum, bobot badan awal dan akhir, pertambahan bobot badan, dan feed convertion ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak air daun pepaya terfermentasi pada taraf 2%, 4%, dan 6% melalui air minum tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap konsumsi ransum, konsumsi air minum, bobot badan awal dan akhir, pertambahan bobot badan, dan feed convertion ratio dari perlakuan P0 (tanpa ekstrak air daun pepaya terfermentasi). Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak air daun pepaya terfermentasi pada level 2-6% memberikan hasil yang sama terhadap penampilan ayam KUB.

