Relasi Sosial Masyarakat Pendatang Dengan Masyarakat Lokal di Desa Keramas, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar

  • Ni Putu Nandita Pradipa Universitas Udayana
  • Imron Hadi Tamim
  • I Gst. Ngr Agung Krisna Aditya

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan sosial antara masyarakat pendatang dengan masyarakat lokal yang tinggal di Desa Keramas, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar. Mobilitas penduduk dari daerah asal menuju wilayah lain dalam kurun waktu tertentu dapat menimbulkan dinamika interaksi sosial antara kedua kelompok tersebut. Dalam penelitian ini, digunakan teori Fungsionalisme Struktural dari Talcott Parsons, yang memandang masyarakat sebagai suatu sistem yang terorganisir secara fungsional dan seimbang. Teori ini mencakup empat elemen penting dalam konsep AGIL: Adaptasi (Adaptation), Pencapaian Tujuan (Goal Attainment), Integrasi (Integration), dan Pemeliharaan Pola (Latency). Pendekatan yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi terhadap masyarakat pendatang maupun masyarakat lokal di Desa Keramas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan sosial antara kedua kelompok masyarakat tersebut berlangsung secara harmonis dan tidak ditemukan adanya konflik yang berarti. Masyarakat lokal secara umum bersikap terbuka terhadap kehadiran pendatang selama mereka dapat beradaptasi dengan baik, mengikuti aturan yang berlaku, serta menghormati budaya dan norma sosial setempat. Keberadaan mereka menciptakan peluang kerja dan meningkatkan aktivitas ekonomi, tanpa menimbulkan persaingan yang merugikan masyarakat lokal. Interaksi sosial antara pendatang dan warga lokal lebih banyak terjadi dalam bentuk hubungan sehari-hari, seperti saling menyapa dan berbincang saat bertemu. Prinsip saling menghormati menjadi kunci utama dalam membangun hubungan yang harmonis, terutama mengingat adanya perbedaan budaya di antara mereka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa relasi yang terjalin antara masyarakat pendatang dan masyarakat lokal berjalan dengan harmonis dengan menunjukkan sikap yang saling menghargai, keterbukaan, serta kesadaran untuk menjaga ketertiban sosial menjadi faktor utama dalam menciptakan kehidupan yang harmonis.


Kata Kunci : Relasi Sosial, Masyarakat Pendatang, Masyarakat Lokal, Fungsionalisme Struktural.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##
Diterbitkan
2025-05-26
##submission.howToCite##
PRADIPA, Ni Putu Nandita; TAMIM, Imron Hadi; KRISNA ADITYA, I Gst. Ngr Agung. Relasi Sosial Masyarakat Pendatang Dengan Masyarakat Lokal di Desa Keramas, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar. JURNAL ILMIAH SOSIOLOGI: SOROT, [S.l.], v. 5, n. 1, may 2025. ISSN 2827-914X. Tersedia pada: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/sorot/article/view/127867>. Tanggal Akses: 27 sep. 2026
Bagian
Articles