@article{JH, author = {Dewa Ayu Sri Catur Gayatri}, title = { Taboo Words in Borat Movie}, journal = {Humanis}, volume = {20}, number = {1}, year = {2017}, keywords = {}, abstract = {Judul dari penelitian ini adalah “Taboo Words in Borat Movie†mengeksplorasi jenis dan fungsi dari kata-kata tabu pada film tersebut. Kata-kata tabu secara khusus diucapkan dalam percakapan informal atau dalam situasi tertentu yang mungkin sesuai dengan cara dan tujuan tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang kata-kata tabu. Ada dua teori yang diterapkan dalam penelitian ini, teori utama oleh Timothy Jay (1992 ). Jay mengklasifikasikan sepuluh jenis kata-kata tabu yaitu cursing, profanity, blasphemy, obscenity, taboo, vulgarity, slang, epithets, insult & slurs, dan scatology. Teori kedua oleh Raymond D. Liedlich (1973) untuk mengeksplorasi fungsi kata-kata tabu. Liedlich mengklasifikasikan enam fungsi kata-kata tabu seperti create attention, discredit, provoke violent confrontation, endearment, create strong personal identification dan  provide catharsis . Penelitian ini menggunakan film “Borat†sebagai suber data karena pada percakapan di film tersebut banyak meggunakan kata-kata tabu. Hasil analisis penelitian ini menjelaskan bahwa ada 72 kata yang termasuk dalam kata-kata tabu. Dari sepuluh jenis kata tabu, ada enam yang ditemukan di Borat Movie. Selain itu, hanya ada empat fungsi kata-kata tabu yang muncul di film ini.}, issn = {2302-920X}, pages = {217--224}, url = {https://ojs.unud.ac.id/index.php/sastra/article/view/33063} }