en

  • Ni Luh Putu Sisiana Dewi en
  • I Made Rajeg Denpasar, Indonesia
  • Ni Luh Nyoman Seri Malini Denpasar, Indonesia
##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## https://doi.org/10.24843/ling.2022.v29.i02.p07

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penerjemahan pada kata fuck dalam Everything is F*cked ke dalam Bahasa Indonesia “Segala-galanya Ambyar.” Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif yang didukung teknik catat, data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan aplikasi linguistik perangkat lunak corpus parallel bernama AntPConc versi 1.2.1 tahun 2017 oleh Anthony. Kata kunci “*fuck*” dimanfaatkan untuk memunculkan konkordansi yang mengandung leksikal fuck, bentuk derivasi (fuckedness), infleksi (fucking), maupun bentuk majemuk (clusterfuck). Data yang terkumpul dianalisis dengan teori penerjemahan dan strategi penerjemahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima jenis strategi penerjemahan pada tingkat kata yang meliputi penerjemahan dengan kata yang lebih umum, kata yang lebih netral, substitusi budaya, parafrasa kata yang tidak berkaitan, dan pelesapan. Strategi penerjemahan yang paling banyak ditemukan berupa strategi penerjemahan dengan kata yang lebih netral.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

##submission.authorBiographies##

##submission.authorWithAffiliation##

Denpasar, Bali, Indonesia

##submission.authorWithAffiliation##

Denpasar, Indonesia

##submission.authorWithAffiliation##

Denpasar, Indonesia

Diterbitkan
2022-09-08
##submission.howToCite##
SISIANA DEWI, Ni Luh Putu; RAJEG, I Made; SERI MALINI, Ni Luh Nyoman. en. Linguistika: Buletin Ilmiah Program Magister Linguistik Universitas Udayana, [S.l.], v. 29, n. 2, p. 136--144, sep. 2022. ISSN 2656-6419. Tersedia pada: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/linguistika/article/view/91838>. Tanggal Akses: 25 sep. 2026 doi: https://doi.org/10.24843/ling.2022.v29.i02.p07.
Bagian
Articles

##plugins.generic.recommendByAuthor.heading##