FRAKSI HEKSAN EKSTRAK BIJI PEPAYA MUDA DAPAT MENGHAMBAT PROSES SPERMATOGENESIS MENCIT JANTAN LEBIH BESAR DARIPADA FRAKSI METANOL EKSTRAK BIJI PAPAYA MUDA

  • Bagus Komang Satriyasa

Abstract

Fraksi ekstrak heksan mengandung dua golongan zat aktif yang bersifat antifertilitas yaitu golongan steroid dan golongan triterpenoid yang diperkirakan bersifat antifertilitas, walupun mekanisme kerjanya belum jelas. Rancangan penelitian yang digunakan ialah ‘’ Pre-test post-test control group design’’. Penelitian ini memakai 30 ekor mencit jantan strain balb C , umur sekitar 12 minggu dengan berat 20-22 gram, kemudian dikelompokkan secara random menjadi 3 kelompok yang masing-masing terdiri dari 10 ekor. Satu kelompok kontrol (P0 = yang diberikan aquabides), dan dua kelompok perlakuan (P1 = kelompok perlakuan yang diberikan fraksi heksan ekstrak 20 mg/20 gram/hari, P2 = kelompok perlakuan yang diberikan fraksi ekstrak metanol 20 mg/20 gram/hari). Setelah 36 hari perlakuan lalu dilakukan pemeriksaan testis dan darah mencit. Data yang diperoleh dianalisis secara statistik dengan menggunakan uji normalitas Kolmogorov Smirnov Goodnees of Fit test, uji homogenitas, dan uji anova. Didapatkan hasil bahwa fraksi heksan ekstrak maupun metanol dapat menurunkan jumlah sel spermatogonia A, sel spermatosit primer pakhiten, sel spermatid, dan sel Sertoli secara sangat bermakna (p < 0,01), sedangkan jumlah sel Leydig dan kadar hormon testosteron menurun tidak bermakna (p > 0,05). Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa fraksi heksan ekstrak biji pepaya dapat menurunkan jumlah rata-rata sel spermatogonia A, spermatosit primer pakiten, spermatid, sel Sertoli, sel Leydig dan kadar hormon testosteron lebih besar dari pada fraksi metanol ekstrak biji pepaya muda.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Bagus Komang Satriyasa
Bagian Fharmakologi Ilmu Kedokteran Universitas UdayanaDenpasar-Bali
How to Cite
SATRIYASA, Bagus Komang. FRAKSI HEKSAN EKSTRAK BIJI PEPAYA MUDA DAPAT MENGHAMBAT PROSES SPERMATOGENESIS MENCIT JANTAN LEBIH BESAR DARIPADA FRAKSI METANOL EKSTRAK BIJI PAPAYA MUDA. INDONESIAN JOURNAL OF BIOMEDICAL SCIENCES, [S.l.], nov. 2012. ISSN 2302-2906. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/ijbs/article/view/3740>. Date accessed: 05 july 2020.
Section
Articles

Keywords

spermatogenesis, testosteron, fraksi heksan ekstrak biji pepaya muda dan fraksi metanol ekstrak biji pepaya muda, mencit jantan

Most read articles by the same author(s)