Seroepidemiologi Septichaemia Epizootica Berdasarkan Jenis Kelamin pada Sapi Bali di Sumbawa

  • I Nengah Kerta Besung
  • I Gusti Ketut Suarjana
  • Ketut Tono PG
  • Ni Ketut Suwiti

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peta sebaran Septicaemia epizootica (SE) berdasarkan jenis kelamin di Nusa Tenggara Barat khususnya di Kabupaten Dompu, Bima dan Kabupaten Sumbawa. Sebanyak 240 sampel serum yang berasal dari 3 kabupaten di Nusa Tenggara Barat dipakai sampel penelitian. Serum diuji dengan ELISA (Enzyme Linked Immunosorbent Assay). Data yang diperoleh berupa serum sampel yang positif dan negatif SE, disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seropositip SE pada sapijantan sebesar 18% dan sapi betina sebesar 12%. Dapat disimpulkan bahwa kejadian SE pada sapi jantan lebih tinggi dari sapi betina.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

##submission.authorBiographies##

I Nengah Kerta Besung

Laboratorium Bakteriologi Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana

I Gusti Ketut Suarjana

Laboratorium Bakteriologi Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana

Ketut Tono PG

Laboratorium Bakteriologi Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana

Ni Ketut Suwiti

Laboratorium Histologi Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana

Referensi

Besung INK. 2011. Pengaruh ekstrak pegagan (Centella Asiatica) dalam meningkatkan kapasitas fagosit makrofag peritoneum mencit terhadapSalmonella typhi. Bul Vet Udayana 3(2): 71-78.
Besung INK. 2013. Analisis faktor tipe lahan dengan kadar mineral serum sapi bali. Bul Vet Udayana 5(2): 96-106.
Besung INK, Astawa NM, Suata K,Suwiti NK.2016. Hubungan antara aktivasi makrofag dengan kadar interleukin-6 dan antibodi terhadap Salmonella typhipada mencit.J Ked Hewan 10(1): 1-4.
Besung INK, Tono PGK, Rompis ALT, Suarjana IGK, 2016. Prevalensi Pasteurella multocidapada sapi bali di Bali. Bul Vet Udayana 8(2): 145-150.
Dewi AMD, Swacita IBN, Suwiti NK. 2016. Pengaruh Perbedaan jenis otot dan lama penyimpanan terhadap nilai nutrisi daging sapi bali. Bul Vet Udayana 8(2):135-144.
Dwipartha SD, Suarsana IN, Suwiti NK. 2014. Profil mineral kalium (K) dan kobalt (Co) pada serum sapi bali. Bul Vet Udayana 6(2): 125-128.
El-Jakee JK, Ali S, El-Shafii S, Hessain A, Al-Arfaj A. Mohamed M. 2016. Comparative studies for serodiagnosis of haemorrhagic septicaemia in cattle sera. Saudi J Biol Sci 23(1): 48-53.
Farooq U, HussainM, Irshad H, BadarN, MunirR, Ali Q.2007. Status haemorrhagic sept icaemia based on epidemiology in Pakistan. Pakistan Vet J 27(2):67-72.
Gunawan IW, Suwiti NK, Sampurna IP. 2016. Pengaruh pemberian mineral terhadap lingkar dada, panjang dan tinggi sapi bali. Bul VetUdayana 8(2): 128-134.
Hall W, Bane D, Kilroy C, EssExSorlie, D. 1988. A model for the induction of Pasteurella multocida. Can JVet Res 54: 238-243.
Mahardika IPW, Sampurna IP, Nindhia TS. 2015. Hubungan Antara dimensi lebar induk dengan pedet pada sapi bali. Bul Vet Udayana 7(1): 9-16.
Nugraha HY, Sampurna IP, Suatha IK. 2016. Pengaruh Pemberian pakan tambahan pada induk sapi bali. Bul Vet Udayana 8(2): 159-165.
Pradana IMW, Sampurna IP, Suatha IK. 2014. Pertumbuhan dimensi tinggi tubuh pedet sapi bali. Bul Vet Udayana 6(1): 81-85.
Shivachandra SB, Nagaleekar VK,Kumar AA. 2011. A review of hemorrhagic septicemia in cattle and buffalo.An H Res 12(1): 67-82.
Sujani NKDS, Piraksa IW, Suwiti NK. 2014. Profil mineral magnesium dan tembaga serum darah sapi bali yang dipelihara. Bul Vet Udayana 6(2): 119-123.
Diterbitkan
2017-02-07
##submission.howToCite##
BESUNG, I Nengah Kerta et al. Seroepidemiologi Septichaemia Epizootica Berdasarkan Jenis Kelamin pada Sapi Bali di Sumbawa. Buletin Veteriner Udayana, [S.l.], feb. 2017. ISSN 2477-2712. Tersedia pada: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/buletinvet/article/view/28731>. Tanggal Akses: 22 may 2026
Bagian
Articles

Kata Kunci

Septicaemia epizootica; Nusa Tenggara Barat; sapi; West Nusa Tenggara, cattle

##plugins.generic.recommendByAuthor.heading##

<< < 1 2 3 4 5 6