Analisis Pengaruh Variabel Spreading Faktor Pada Sistem Ofcdm Dan Mc-Dscdma Terhadap Kinerja Bit Error Rate

  • Sudi Mariyanto Al Sasongko Universitas Mataram

Abstract

Parameter penting yang menjadi tinjauan baik buruknya sistem komunikasi  adalah Kualitas Bit Error Rate yang kecil, penggunaan bandwidth yang efisiensi, dan penggunaan emisi daya yang efisien. MC-DSCDMA dan OFCDM merupakan bentuk transmisi multicarrier hasil kombinasi dari dua teknik radio access yaitu OFDM (Orthogonal Frequency Division Multiplexing) dan CDMA (Code Division Multiple Access). Perbedaan utama kedua sistem terletak pada teknik spreading pada sub kanal. Pada penelitian ini akan disimulasikan dan dianalisis kinerja Bit Error kedua sistem.

Pengujian kinerja Bit Error Rate dilakukan pada kanal AWGN dan Non Line Of Sight (NLOS) dengan modulasi QPSK. Pengujian dilakukan dengan merubah kenaikan SNR sebesar 1 dB sampai diperoleh batas ambang BER sebesar 10 – 3 . Analisis ini didasarkan pada nilai statistik rata-rata dari hasil program simulasi model sistem yang ditinjau dengan program Matlab Simulink 7.1.

Berdasarkan analisa hasil pengujian, untuk kanal AWGN dengan batas ambang BER sebesar 10 – 3 diperoleh : model OFCDM baseband memerlukan level SNR sebesar 5,86 dB dan model MC-DSCDMA baseband memerlukan level SNR sebesar 7,98 dB. Pada Kanal NLOS, model OFCDM baseband memerlukan 2,44 dB  lebih kecil dibanding model MC-DSCDMA baseband yang masing-masing sebesar 10 dB dan 12.44 dB.

 

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2014-09-25
How to Cite
AL SASONGKO, Sudi Mariyanto. Analisis Pengaruh Variabel Spreading Faktor Pada Sistem Ofcdm Dan Mc-Dscdma Terhadap Kinerja Bit Error Rate. Majalah Ilmiah Teknologi Elektro, [S.l.], v. 8, n. 2, sep. 2014. ISSN 2503-2372. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/JTE/article/view/9919>. Date accessed: 27 oct. 2020.

Keywords

OVSF , Baseband, AWGN, NLOS, QPSK, IFFT Simetris