PERBEDAAN PENAMBAHAN GARAM DENGAN PENAMBAHAN BENTONIT TERHADAP NILAI TAHANAN PENTANAHAN PADA SISTEM PENTANAHAN

  • IGN Janardana Universitas Udayana

Abstract

Tahanan pentanahan dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti : jenis tanah, lapisan tanah, kandungan elektrolit tanah. Kandungan elektrolit tanah dapat dirubah dengan penambahan zat aditif pada tanah. Zat aditif tersebut dapat berupa garam, air, bentonit dan lain-lain. Masing-masing zat aditif tersebut memiliki kandungan kimia yang berbeda-beda yang berakibat terjadinya nilai tahanan pentanahan yang berbeda-beda pula.

Dalam penelitian ini akan diteliti mengenai perbedaan penambahan garam dengan penambahan bentonit pada sistem pentanahan. Penelitian dilakukan pada jenis tanah lempung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan penambahan garam dengan penambahan bentonit terhadap nilai tahanan pentanahan pada sistem pentanahan. Analisis statistik dengan uji “t†didapatkan nilai rata-rata tahanan pentanahan dengan penambahan garam didapatkan 7,6750 ± 0,4375 ohm sedangkan nilai rata-rata tahanan pentanahan dengan penambahan
bentonit adalah 3,1600 ± 0,0082 ohm, sehingga nilai tahanan pentanahan dengan penambahan garam berbeda secara signifikan terhadap nilai tahanan pentanahan dengan penambahan bentonit dengan nilai p = 0, atau p < 0,05.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2005-07-08
How to Cite
JANARDANA, IGN. PERBEDAAN PENAMBAHAN GARAM DENGAN PENAMBAHAN BENTONIT TERHADAP NILAI TAHANAN PENTANAHAN PADA SISTEM PENTANAHAN. Majalah Ilmiah Teknologi Elektro, [S.l.], v. 4, n. 1, july 2005. ISSN 2503-2372. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/JTE/article/view/205>. Date accessed: 03 dec. 2020.