Pengaruh Penambahan Air Cucian Beras terhadap Laju Pertumbuhan Spirulina sp.

  • Annisa Nur Safitri Utomo Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Udayana
  • Pande Gde Sasmita Julyantoro Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Udayana
  • Ayu Putu Wiweka Krisna Dewi Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Udayana

Abstract

Culture media is one of the important factors for microalgae growth. Adding fertilizer to culture media can influence the density of Spirulina sp. The use of rice water can be used as an alternative fertilizer for culture media because it is good for the growth of Spirulina sp. Rice water contains nutrients including nitrogen, phosphorus and vitamin B1. This study aims to determine the effect and determine the concentration of rice water media on the growth rate of Spirulina sp. culture. The experiment was conducted in December 2018 to January 2019 at Greath Hall of Brackishwater Aquaculture Fisheries (BBPBAP) Jepara, Central Java. The experiment used a completely randomized design (CRD) with five treatments and three replications. The test material in the study was Spirulina sp. with an initial density of 5×103 cells/ml and the fertilizer used is rice water and walne. The main parameters observed were Spirulina sp. cell density. while the supporting parameters observed were measurements of temperature, pH, DO, salinity, nitrate and phosphate. The dosage of adding rice washing water is treatment A1 (1 mL/L), A2 (3 mL/L), A3 (5 mL/L), K- (0 mL/L) and K + using walne fertilizer with an optimum dose of 0.5 mL/L. The results showed that the addition of rice water had a positive effect on the growth rate of Spirulina sp. The addition of rice water produces the optimum growth rate in treatment A1 which is equal to 0.57±0.001 cells/day. The ANOVA test results showed that the addition of rice water had a significant effect (P <0.05) on the growth rate of Spirulina sp.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Akbar, T.M. (2008). Pengaruh senyawa terhadap anti bakteri dari Chaetoseror gracilis. Skripsi. Bogor, Indonesia: Program Studi Teknologi Hasil Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertaninan Bogor.
Amanatin, D.R., & Nurhidayati, T. (2013). Pengaruh kombinasi konsentrasi media ekstrak tauge (met) dengan pupuk urea terhadap kadar protein Spirulina sp.. Jurnal Sains dan Seni Pomits, 2(2), 182-185.
Ariyati, S. (1998). Pengaruh salinitas dan dosis pupuk urea terhadap pertumbuhan populasi Spirulina sp. Skripsi. Semarang, Indonesia: Fakultas Matematikan dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Diponegoro.
Astiani, F., Dewiyanti, I., & Mellisa, S. (2016). Pengaruh media kultur yang berbeda terhadap laju pertumbuhan dan biomassa Spirulina sp. Jurnal Ilmiah Mahasiswa ilmu Kelautan dan Perikanan Unsyah, 1(3), 441-447.
Buwono, N. R., & Nurhasanah, R. Q. (2018). Studi pertumbuhan populasi Spirulina sp. pada skala kultur yang berbeda. Jurnal Ilmiah Perikanan dan kelautan, 10(1), 26-33.
Cifferi, O. (1983). Spirulina, the edible organism. American Society for Microbilogy, 47(4), 551-578.
Erlina, A., Amini, S., Endrawati, H., & Zainuri, M. (2004). Kajian nutritive phytoplankton pakan alami pada sistem kultuvasi massal. Ilmu Kelautan, 9(4), 206-210.
Fogg, G.E. (1975). Algae culture and phytoplankton ecology. (2nd ed). Maddison: University of Wisconsin Press.
Hariati, R. (2008). Pertumbuhan dan biomassa Spirulina sp. dalam skala laboratoris. Bioma, 10(1), 19-22.
Indraswati, T., Sudarno, & Manan A. (2018). Pengaruh pemberian air cucian beras dengan dosis yang berbeda terhadap kepadatan chlorella sp. Journal of Marine and Coastal Science, 7(1), 31-28.
Istirokhatun, T., Aulia. M., & Sudarsono. (2017). Potensi Chlorella sp. untuk menyisihkan cod dan nitrat dalam limbah cair tahu. Jurnal Presipitasi, 14(2), 88-96.
Kabinawa, I. N. K. (2006). Spirulina, ganggang penggempur aneka penyakit. Jakarta: AgroMedia.
Kalsum, U., Fatimah. S., & Wosonowati. C. (2011). Efektivitas pemberian air leri terhadap pertumbuhan dan hasil jamur putih (Pleurotus ostreatus). Jurnal agroekoteknologi, 4(2), 86-92.
Khoo, H. H., Sharat P.N., Das P., Balasubramanian, R. K., Naraharisetti, P.K., & Shaik. S. (2011). Life cycle energy and CO2 analysis of microalgae to biodiesel: Preliminary result and comparisons. Bioresource Technology, 102(10), 5800-5807.
Lapu, P. (1994). Analisis beberapa kualitas sumber air tambak di maranak, kabupaten maros, sulawesi selatan. Skripsi. Sulawesi, Indonesia: Universitass Hasanudin.
Maryam, S., Dianssyah, G., & Isnaini. (2014). Pengaruh pemberian pakan fitoplankton (Tetraselmis sp., Porphyrodium sp. dan Chaetoceros sp.) terhadap laju pertumbuhan zooplankton Diaphanosoma sp. pada skala laboratorium. Marine Science Research, 7(2), 41-50.
Menegol, T., Andressa, B. D., Elisieu, R. & Rosane, R. (2017). Effect of temperature and nitrogen consentration on biomass composition of Heterochlorella luteoviridis. Food Science and Technology, 7, 28-37.
Nurhayati, T., Hermanto, M.B., & Lutfi, M. (2013). Penggunaan fotobioreaktor sistem batch tersikulasi terhadap tingkat pertumbuhan mikroalga Chlorella vulgaris, Chlorella sp. dan Nannochloropsis occulata. Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem. 1(3), 249-257.
Prabowo, D. A. (2009). Optimasi Pengembangan Media untuk Pertumbuhan Chlorella sp. Skala Laboratorium. Skripsi. Bogor, Indonesia: Fakultas Kelautan dan Perikanan, Institut Pertanian Bogor.
Rahmawati, N., Yuliani., & Ratnasari, E. 2012. Pengaruh pupuk kompos berbahan campuran limbah cair tahu, daun lamtoro dan isi rumen sapi sebagai media kultur terhadap kepadatan populasi Spirulina sp. LenteraBio, 1(1), 17-24.
Retnaningdyah, C., Marwati. U., Soegianto. A., & Irawan. B. (2011). Media pertumbuhan, intensitas cahaya dan lama penyinaran yang efektif untuk kultur microcystis hasil isolasi dari waduk sutami di laboratorium. Jurnal Biosains Pascasarjana, 13(2), 123-130.
Rina T, Putri, Karmiati, Sudari S, & Saputri A. (2017). Organik suplemen tinggi protein berbahan dasar Spirulina sp. dengan media kultur limbah cair industri kecap. Jurnal Jeumpa, 4(1), 80-91.
Satriaji, D. E., Zainuri. M., & Widowati, I. (2016). Study of growth and N, P content of microalgae Chlorella vulgaris cultivated in different culture and light intensity. Jurnal Teknologi, 78(4), 27-31.
Ulya, S., Sedjati, S., & Yudiati, E. (2018). Kandungan protein Spirulina platensis pada media kultur dengan konsentrasi nitrat (KNO3) yang berbeda. Buletin Oseonografi Marina, 7(2), 98-102.
Umainana, M. R., Mubarak. A. S., & Masitha. E. D. (2012). Pengaruh konsentrasi pupuk daun turi (Sesbania gandifloraI terhadap populasi Chlorella sp. Journal of Aquaculture and Fish Health, 1(1), 1-9.
Utomo, N. B. P, Winarti., & Erlina. (2005). Pertumbuhan Spirulina platensis yang dikultur dengan pupuk inorganik (urea, tsp dan za) dan kotoran ayam. Jurnal Akuakultur Indonesia, 4(1), 41-48.
Widayati, Y. (2014). Pemanfaatan Kulit Buah Kakao (Theobroma cacao L) sebagai sumber nutrien dalam kultur Spirulina sp. Skripsi. Bandar Lampung, Indonesia: Fakultas Pertanian, Universitas Lampung.
Wijoseno, T. (2011). Uji pengaruh media kultur terhadap tingkat pertumbuhan dan kandungan protein, lipid, klorofil dan karatenoid pada mikroalga Chlorella vulgaris Buitenzorg. Skripsi. Depok, Indonesia: Departemen Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Indonesia.
Winahyu, D. A., Anggraini. Y., Rustiati, E. L., Master, J., & Setiawan, A. (2013). Studi pendahuluan mengenai keanekaragaman mikroalga di pusat konservasi gajah, taman nasional way kambas. Dalam Prosiding SEMIRATA FMIPA Unila 2013. Lampung, Indonesia, 10 Mei 2013 (pp 1-9).
Wulandari, C., Muhartini, S., & Trisnowati, S. (2011). Pengaruh air cucian beras merah dan beras putih terhadap pertumbuhan dan hasil selada (Lactuca sativa .l.). Vegetalika, 1(2), 1-12.
Published
2020-02-28
How to Cite
UTOMO, Annisa Nur Safitri; JULYANTORO, Pande Gde Sasmita; DEWI, Ayu Putu Wiweka Krisna. Pengaruh Penambahan Air Cucian Beras terhadap Laju Pertumbuhan Spirulina sp.. Current Trends in Aquatic Science, [S.l.], v. 3, n. 1, p. 15-22, feb. 2020. ISSN 2621-7473. Available at: <https://ojs.unud.ac.id/index.php/CTAS/article/view/51260>. Date accessed: 25 nov. 2020.

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>