Titer Antibodi Newcastle Disease pada Broiler yang Divaksin Umur Satu hari dan Dibooster Umur 15 hari

  • Ni Made Suksmadewi Wisnantari Mahasiswa Program Sarjana Kedokteran Hewan, Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Udayana, Jl. PB. Sudirman, Denpasar, Bali, Indonesia
  • Ida Bagus Kade Suardana Laboratorium Virologi Veteriner, Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Udayana, Jl. PB. Sudirman, Denpasar, Bali, Indonesia
  • Tjokorda Sari Nindhia Laboratorium Biostatistika Veteriner, Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Udayana, Jl. PB. Sudirman, Denpasar, Bali, Indonesia
##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## https://doi.org/10.24843/bulvet.2022.v14.i06.p07

Abstrak

Newcastle Disease merupakan salah satu penyakit penting menular yang seringkali menyerang usaha peternakan broiler. Penelitian ini bertujuan untuk melihat jumlah titer antibodi Newcastle Disease broiler yang divaksinasi umur satu hari di pembibitan dan di booster umur 15 hari. Sampel penelitian sebanyak 20 ekor DOC broiler dibagi menjadi 2 kelompok yang setiap kelompoknya terdapat 10 ekor. Kelompok kontrol (P0) DOC broiler yang tidak divaksinasi dan kelompok (P1) DOC broiler yang divaksinasi di pembibitan pada umur satu hari dan dilakukan vaksinasi ulangan (booster) umur 15 hari. Masing-masing kelompok perlakuan dilakukan pengambilan sampel darah yaitu pada hari ke-7, ke-14, ke-21 dan ke-28. Pemeriksaan titer antibodi Newcastle Disease dilakukan dengan uji serologi Haemagglutination Inhibition. Nilai titer antibodi selanjutnya dianalisis menggunakan sidik ragam dan uji regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa vaksinasi booster yang dilakukan pada umur 15 hari menunjukkan titer antibodi yang protektif pada umur 21 hari yaitu 5,8 HI log 2 (? 4 HI log 2) dan mengalami peningkatan hingga umur 28 hari yaitu 6,5 HI log 2 (? 4 HI log 2). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu titer antibodi Newcastle Disease broiler mengalami peningkatan pasca dilakukan vaksinasi booster pada umur 15 hari. Saran perlu dilakukan vaksinasi booster pada broiler yang divaksinasi umur satu hari.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Referensi

Agustin ALD dan Ningtyas NSII. 2021. Titer Antibodi Newcastle disease pada Ayam Layer di Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. JMV. 4(1): 98-103.
Ali MZ, Hasan B. 2018. Follow up of maternally derived antibodies titer against economically important viral diseases of chicken. PSJ. 6(2): 149-154.
Al-Zubeedy AZ. 2009. Immune response in day old broiler chicks vaccinated against Newcastle disease virus. Iraqi J. Vet. Sci. 23(2): 143-146.
Apada AMS, Alifha ARR, Rell F, Syahid TP. 2022. Administration of live-attenuated newcastle disease (ND) vaccines derived from b1 and lasota strain and their effect on broiler antibody titers. JRVI. 6(1): 15-22.
Kencana GAY, Kardena IM, Mahardika IGNK. 2012. Peneguhan diagnosis penyakit Newcastle Disease lapang pada ayam buras di Bali menggunakan teknik RT- PCR. J. Kedokt. Hewan. 6(1): 28-31.
Kencana GAY, Suartha IN, Nainggolan DRB, Tobing ASL. 2017. Respons imun ayam petelur pascavaksinasi newcastle disease dan egg drop syndrome. JSV. 35(1): 81-90.
Kencana GAY, Suartha IN, Paramita NMAS, Handayani AN. 2016. Vaksin kombinasi Newcastle Disease dengan Avian Influenza memicu imunitas protektif pada ayam petelur terhadap penyakit tetelo dan flu burung. J. Vet. 17(2): 257-264.
Kencana GAY, Suartha IN, Simbolon MP, Handayani AN, Ong S, Syamsidar AK. 2015. Respons antibodi terhadap penyakit tetelo pada ayam yang divaksin tetelo dan tetelo-flu burung. J. Vet. 16(2): 283-290.
Kurnianto AB, Kencana GAY, Astawa INM. 2016. Respons antibodi sekunder terhadap penyakit tetelo pada ayam petelur pascavaksinasi ulangan dengan vaksin tetelo aktif. J. Vet. 17(3): 331-336.
OIE (Office International des Epizooties). 2012. Newcastle disease, in manual of standars for diagnostic tests and vaccines. Paris, 2.
Rahman MM, Sarker RD, Nooruzzaman M. 2017. Evaluation of serum antibody titer level against Newcastle disease virus in vaccinated broiler chickens. Ann. Vet. Anim. Sci. 4: 94-98.
Sianita N, Hasan Z, Kusriningrum R. 2011. Respon antibodi dan protektivitas pada ayam pasca vaksinasi menggunakan vaksin ND aktif LV12. J. Med. Vet. 4(2): 129-134.
Suardana IBK, Dewi NMRK, Mahardika IGNK. 2009. Respon imun itik bali terhadap berbagai dosis vaksin Avian Influenza H5N1. J. Vet. 10(3): 150- 155.
Suardana IBK, Widyastuti SK, Pradnyadana IBK, Agustina KK. 2022. Effect of age and presence of maternal antibodies on success of avian influenza and newcastle disease vaccinations in broiler. Int. J. Vet. Sci. 12(1): 101-106.
Wibowo SE, Asmara W, Wibowo MH, Srutrisno B. 2013. Perbandingan tingkat proteksi program vaksinasi Newcastle disease pada broiler. JSV. 31(1): 16-26.
Widyaningsih PO, Sudira IW, Suardana IBK. 2020. Titer antibodi ayam kampung yang diberikan jamu daun ashitaba (Angelica keiskei) menurun pascavaksinasi penyakit tetelo. Indon. Med. Vet. 9(3): 446-455.
Diterbitkan
2022-05-13
##submission.howToCite##
WISNANTARI, Ni Made Suksmadewi; SUARDANA, Ida Bagus Kade; NINDHIA, Tjokorda Sari. Titer Antibodi Newcastle Disease pada Broiler yang Divaksin Umur Satu hari dan Dibooster Umur 15 hari. Buletin Veteriner Udayana, [S.l.], p. 652-658, may 2022. ISSN 2477-2712. Tersedia pada: <http://ojs.unud.ac.id/index.php/buletinvet/article/view/86282>. Tanggal Akses: 20 feb. 2026 doi: https://doi.org/10.24843/bulvet.2022.v14.i06.p07.
Bagian
Articles